Your fragrance kills me – softly?

Setelah sempat terkena sinus, hidung saya jadi lebih sensitif terhadap pewangi pakaian yang terlalu semerbak. Gejalanya, tenggorokan saya seperti terkena radang. Kenapa saya katakan seperti radang? Karena saya dulu langganan terkena radang. Harusnya, saya berhenti m’mendekatkan diri’ pada pewangi pakaian, misalkan, hanya menggunakan deterjen saja. Tetapi, karena masih harus mencuci sendiri (maklum, gadis yang hidup sendirian di perantauan), dan bajunya harus wangi, jadi saya mau tidak mau harus pakai pewangi. Biar mencegah sinusnya kembali, saya pakai masker. Lumayan, tidak terpapar langsung lah, ya.

Setelah mampu mengatasi wangi di kamar mandi, ternyata hidung saya masih sensitif. Kali ini, merambah ke wangi parfum juga. Saya biasanya ga setiap hari memakai parfum, dan ga terlalu banyak juga. Tapi, orang lain punya kebiasaan berbeda. Ada beberapa teman kantor yang memakai wewangian. Dulu, saya tidak mempermasalahkan kadar parfum yang mereka gunakan. Namun, sensitivitas hidung saya yang semakin tajam jadi masalah. Gejalanya sama, begitu mencium wewangian tersebut, tenggorokan saya seperti terkena radang tenggorokan lagi. Pernah, waktu pertama kali menyadari hidung saya sensitif terhadap wangi perfum, saya pakai kerudung untuk menutupi hidung, hasilnya, engap! Istilah kerennya, I had a short breath. Hiks. Pengin nangis rasanya. Sudah bisa ditebak, kalo kita punya short breath, apa yang akan terjadi? Telapak tangan dan kaki jadi dingin. Itu pertanda kalo kita kekurangan oksigen. Jelas lah ya. Ujungnya, dizziness, alias pusing, migrain, sakit kepala, dan teman-temannya. Tapi, kerjaan belum bisa ditinggal. Duh! Serius, saya pengin kabur, pulang ke rumah, dan tidur! Mau bilang juga ga enak, takutnya dikata-katain “Itu kan masalah idung elo!” Hehe, gak mungkin sejahat itu sih sebenarnya. Teman-teman saya itu baik. Tapi justru itu yang bikin sungkan kadang-kadang. Saking baiknya, jadi takut bila harus menegur.

Nah, ternyata memang benar ya, kata Nabi Muhammad. Kalo ga salah, beliau pernah bersabda tentang perempuan memakai wewangian. Selain dapat menarik perhatian kaum pria, ternyata begini efek buruk yang saya rasakan. Hiks. Wahai para gadis, termasuk saya juga, kita ukur lagi yuk banyaknya parfum yang dipakai setiap hari. Kalau badannya sudah wangi dengan sabun mandi, ya sudah saja, jangan pakai parfum lagi. Kecuali, misalnya kalau memang bajunya ada bau-bau aneh karena lembap. Satu lagi, ‘rasa’ parfumnya juga dicek lagi, yang lembut, alami, dan wajar saja. Apalagi, kita harus ingat kalau parfum itu lebih banyak bahan kimianya.

Oh ya, ada beberapa dari leaflet yang dibagikan The University of Tennessee untuk Fragrance Sensitivity Awareness (Kesadaran Sensitivitas terhadap Wewangian). Saya sudah terjemahkan poin-poinnya seperti di bawah ini.  

  • Beberapa rekan kerja Anda memiliki kepekaan terhadap wewangian seperti kolon dan parfum yang kadang menyebabkan sakit kepala, puyeng, dan bahkan rasa ingin muntah.
  • Wewangian pribadi mengganggu beberapa orang seperti halnya rokok.
  • Coba ingat orang-orang lain saat akan menggunakan wewangian.
  • Terkadang orang-orang terbiasa dengan wewangiannya sendiri bila mereka menggunakannya secara konsisten.
  • Ingat, apa yang Anda anggap wangi yang lembut mungkin terlalu kuat bagi orang yang punya kepekaan terhadap wewangian.
  • Kesadaran tentang hal ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman untuk rekan kerja Anda.

Ayo, sediakan ruang yang lebih luas untuk oksigen mengalir untuk pernapasan kita ya. Jaga kesehatan diri, jaga juga kesehatan orang lain. Karena kita hidup bersama-sama di satu dunia. Wah, jadi luas ya masalahnya? Haha. Sudah ah. Segini saja. Semoga Alloh memberikan nikmat sehat kepada kita semua. Aamiin.

Liebe Gruesse aus Bandung.

P.S. Untuk lebih mendalami tentang Fragrance Sensitivity Awarness, bisa klik tautan berikut ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s